berita-online.id , Ekonomi – PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) bersama Türk Loydu melakukan audiensi dengan Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma. Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Majelis BKI Laksamana TNI (Purn) Marsetio, jajaran manajemen IDSurvey dan BKI, serta Direktur Türk Loydu, Lutfu Savaskan.
Direktur Utama BKI, R. Agus Doddy Dwisagita, menyampaikan bahwa agenda pertemuan difokuskan pada penguatan sinergi antara BKI dan TNI Angkatan Laut, khususnya dalam mendukung peningkatan standar keselamatan dan kelaikan maritim sesuai dengan dinamika regulasi nasional dan internasional.
Dalam kesempatan tersebut, BKI dan Türk Loydu menyatakan komitmennya untuk mendukung TNI AL dalam pengembangan kapasitas dan penguatan sektor keamanan maritim melalui kolaborasi teknis dan pertukaran pengetahuan.
Inisiatif ini sejalan dengan peran aktif BKI sebagai bagian dari IDSurvey untuk membangun ekosistem industri maritim nasional yang kuat dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan serta keamanan maritim Indonesia melalui sinergi strategis lintas sektor.
Pererat Investasi, Turki Bidik Pemanfaatan Komponen Lokal Indonesia untuk Industri Maritim
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4312998/original/049308300_1675425630-WhatsApp_Image_2023-02-03_at_12.53.48.jpeg)
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) bersama badan klasifikasi asal Turki, Türk Loydu, menggelar audiensi dengan Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Donny Ermawan Taufanto, di Jakarta.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Ketua Majelis BKI, Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio, sebagai bagian dari langkah strategis mempererat kemitraan bilateral dalam pengembangan industri maritim nasional.
Dalam dialog tersebut, pimpinan BKI dan Türk Loydu menyampaikan komitmen kolaboratif dalam mendukung peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam pembangunan kapal-kapal milik TNI Angkatan Laut. Inisiatif ini diharapkan menjadi pijakan konkret dalam mendorong kemandirian sektor pertahanan maritim melalui sinergi antara lembaga klasifikasi dari dua negara.
Wamenhan Donny Ermawan Taufanto menyambut baik langkah kerja sama ini sebagai bentuk sinergi lintas negara yang memperkuat posisi Indonesia dalam industri maritim global.
“Langkah ini sejalan dengan visi Indonesia untuk mandiri di sektor pertahanan dan industri maritim,” ujarnya.
Langkah strategis ini selaras dengan misi BKI sebagai badan klasifikasi nasional yang konsisten memperluas jejaring internasional guna memperkuat daya saing industri maritim Tanah Air.
Badan Klasifikasi Maritim Turki Sambangi Indonesia, Bahas Peluang Sinergi Strategis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4269838/original/098490100_1671710597-BKI_2.jpg)
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) menerima kunjungan kehormatan General Manager Türk Loydu, lembaga klasifikasi maritim asal Turki. Kunjungan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan bilateral antara dua institusi sekaligus memperluas cakupan kerja sama antarnegara.
Direktur Utama BKI, R. Agus Doddy Dwisagita, mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut juga menjadi forum diskusi untuk menjajaki peluang kolaborasi di berbagai sektor strategis. Terutama dalam upaya peningkatan kapabilitas BKI di bidang sertifikasi perkapalan.
“Pertemuan ini menjadi fondasi kerja sama strategis, mencakup klasifikasi kapal, sertifikasi industri, hingga pengembangan sumber daya manusia,” ujarnya dalam pernyataan resmi, Selasa (22/7/2025).
Kedua pihak turut membahas potensi kolaborasi teknis dan peningkatan kapasitas kelembagaan melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman.
Inisiatif ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat posisi BKI sebagai badan klasifikasi nasional yang mampu bersaing di tingkat global serta memperluas jejaring kerja sama internasional.
Melalui kunjungan ini, BKI dan Türk Loydu optimistis hubungan bilateral akan semakin solid dalam mendukung penguatan industri maritim nasional dan internasional.






