berita-online.id , Berita – Operasi Merdeka Jaya 2025 yang merupakan kolaborasi antara Kepolisian, TNI, instansi pemerintah, serta masyarakat dinilai sukses mengamankan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta.
“Operasi Merdeka Jaya 2025 berjalan sukses dan berhasil berkat kolaborasi antara aparat dan masyarakat,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Komarudin di Jakarta, melansir Antara, Senin (18/8/2025).
Baca Juga : Tengah Malam, Prabowo Pimpin Renungan Suci di TMP Kalibata
Menurut dia, tim selalu menempatkan masyarakat sebagai prioritas utama, dengan memastikan arus lalu lintas tetap terkelola, akses publik terjaga dan setiap warga dapat merayakan kemerdekaan dengan nyaman dan aman.
Hal senada disampaikan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Polisi Agus Suryonugroho. Dia menyebut, keberhasilan pengamanan ini mencerminkan profesionalisme Polri dalam memberikan pelayanan kepada rakyat.
“Tentunya dengan kerja sama yang baik, kolaborasi dan kebersamaan pada Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 bisa berjalan dengan aman, lancar dan sukses,” terang Agus.
Operasi Merdeka Jaya 2025 berlangsung sejak 15 Agustus 2025 dimulai dengan Sidang Tahunan MPR RI dan pidato kenegaraan, Sidang Paripurna DPR RI dan pembacaan Nota Keuangan RAPBN 2026, Renungan Suci dan acara puncak Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia (HUT ke-80 RI).
Lebih dari 9.000 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal setiap rangkaian kegiatan, mulai dari upacara kenegaraan, kirab bendera, pesta rakyat, hingga karnaval kemerdekaan yang berlangsung di kawasan Istana Merdeka, Monas serta koridor Sudirman-Thamrin.
Petugas Atur Lalu Lintas Kendaraan hingga Partipasi Aktif Masyarakat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5317251/original/079581800_1755320559-WhatsApp_Image_2025-08-16_at_11.55.43.jpeg)
Petugas lalu lintas mengatur arus kendaraan, melakukan rekayasa lalu lintas secara situasional serta memberikan pelayanan terbaik.
Selain rekayasa lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan, Polda Metro Jaya juga menyiapkan kantong parkir resmi, jalur “drop off” serta armada derek dan ambulans di berbagai titik vital untuk memastikan pelayanan optimal.
Partisipasi aktif masyarakat yang tertib, memilih menggunakan transportasi publik dengan tarif khusus Rp80 serta kesabaran menghadapi rekayasa arus lalu lintas menjadi kunci sukses jalannya peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia (RI).
Sebelumnya, Polri menggelar Operasi Merdeka Jaya 2025 dalam rangka pengamanan rangkaian peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia (HUT Ke-80 RI). Sebanyak 9.035 personel gabungan TNI hingga Polri pun dikerahkan untuk mendukung kelancaran momen kemerdekaan.
“Dengan dukungan TNI, stakeholder, komponen keamanan lainnya, Operasi Merdeka Jaya 2025 akan dilaksanakan selama tiga hari, dari tanggal 16 hingga 18 Agustus 2025 di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” tutur Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho di kawasan Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu 16 Agustus 2025.
9.035 Personel TNI-Polri Dikerahkan, Operasi Merdeka Jaya Siaga Amankan HUT ke-80 RI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5318124/original/057002400_1755424877-WhatsApp_Image_2025-08-17_at_13.49.06_ee2d54dd.jpg)
Agus mengingatkan seluruh personel yang terlibat untuk waspada terhadap setiap potensi ancaman. Pengamanan kali ini pun menjadi pertaruhan kredibilitas negara di dunia internasional, dan keberadaan petugas harus dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat.
“Operasi ini akan melibatkan 9.035 personel di lokasi-lokasi penting. Seperti Monas dan Istana, dan sekitarnya, tentunya meningkatkan aktivitas masyarakat yang harus kita antisipasi untuk mencegah gangguan keamanan,” jelas dia.
Lebih lanjut, Operasi Merdeka Jaya 2025 akan mengedepankan kegiatan preventif. Demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) yang kondusif, semua personel harus proaktif dan responsif terhadap situasi yang ada.
Ada pun pesan penting dalam tugas pengamanan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia adalah sebagai berikut:
1. Siapkan mental dan fisik dengan disiplin tinggi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat
2. Lakukan deteksi dini dengan fungsi intelijen untuk mengantisipasi semua permasalahan
3. Laksanakan tugas dengan kebanggaan dan penuh dengan tanggung jawab
4. Kerja sama dengan TNI dan stakeholder untuk menjaga keamanan
5. Waspadai ancaman dan siapkan sumber daya untuk menghadapi teror dan bencana lainnya
6. Lakukan tindakan polisi yang cepat dan tepat di lapangan
7. Terapkan strategi penanganan yang efektif dan jaga ketertiban dengan peningkatan hukum yang profesional
8. Maksimalkan operasi menggunakan teknologi yang modern.
Upacara HUT RI di Istana dan Pesta Rakyat di Monas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5318230/original/008818400_1755438382-WhatsApp_Image_2025-08-17_at_14.30.10_cd9bdb26.jpg)
Indonesia kembali memperingati HUT Kemerdekaan Indonesia dengan penuh semangat dan kebanggaan tahun ini. Momen bersejarah ini tak hanya dirayakan lewat upacara kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, tetapi juga dengan semarak Pesta Rakyat yang digelar di kawasan Monas hingga Bundaran HI.
Seperti tradisi yang telah terjaga selama puluhan tahun, peringatan Hari Kemerdekaan akan dimulai dengan Upacara Detik-Detik Proklamasi di halaman Istana Merdeka. Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai inspektur upacara.
Bendera Merah Putih akan dikibarkan oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) terpilih dari seluruh penjuru nusantara. Upacara ini bakal dihadiri oleh para pejabat negara, perwakilan negara sahabat, veteran, serta tokoh masyarakat.
Setelah upacara kenegaraan, kemeriahan berlanjut di kawasan Monumen Nasional (Monas) hingga Bundaran HI dengan digelarnya Pesta Rakyat. Acara ini berlangsung dari pukul 12.00 hingga 23.00 WIB, menghadirkan berbagai hiburan rakyat, parade budaya, stan kuliner daerah, serta panggung musik yang menghadirkan musisi ternama tanah air.






