berita-online.id , Ekonomi – Presiden Joko Widodo turut melepas para pengusaha anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dalam acara retret yang digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo Subianto mengingatkan agar pelaku usaha tidak meninggalkan peran penting usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pesan tersebut mendapat dukungan dari Ketua Umum Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi), Andi Rukman Karumpa. Ia menyampaikan bahwa Presiden Prabowo meminta para pengusaha untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan besar dan perhatian terhadap UMKM.
Baca Juga : Pengusaha Meragukan Angka Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II-2025
“Tadi Bapak Presiden juga berpesan agar tidak lupa memperhatikan kebutuhan-kebutuhan teman-teman UMKM. Pesan ini sangat bijak dan akan menjadi bagian dari agenda kerja kami ke depan,” ujar Andi usai pembekalan Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (9/8/2025).
Andi menegaskan bahwa Kadin Indonesia sejalan dengan konsep Indonesia Incorporated, yang menitikberatkan pada perlunya mengesampingkan ego sektoral antara pemerintah dan dunia usaha.
“Presiden Prabowo telah memberikan sinyal sangat jelas bahwa ke depan, tidak boleh lagi ada ego sektoral antara kementerian dan lembaga, termasuk antara pemerintah dan dunia usaha. Kita harus bergerak satu irama di bawah komando Presiden,” tuturnya.
Selain itu, Andi menyampaikan bahwa Prabowo mendorong keterlibatan Gapensi dalam mengawal program prioritas, seperti pembangunan hunian masyarakat.
“Ini bukan hanya mandat, tetapi juga kepercayaan besar yang akan kami tindaklanjuti secara konkret, termasuk melalui pertemuan dengan Menteri Pekerjaan Umum dalam waktu dekat,” pungkasnya.
Pesan Presiden Prabowo Jelang Retret Kadin Indonesia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5310172/original/009881700_1754664300-6bdc96be-7f2f-4731-a54f-024f0ea63faa.jpg)
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan para pengusaha agar tidak mementingkan diri sendiri dan turut membantu pihak lain. Menurutnya, sikap tersebut merupakan kunci keberhasilan ekonomi nasional.
Pesan itu disampaikan Prabowo saat menjamu pengusaha anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Selama dua jam, Presiden memberikan wejangan jelang keberangkatan mereka mengikuti Retret Kadin Indonesia di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.
“Tidak baik bagi kehidupan bernegara jika hanya kita yang sejahtera dan makmur, sementara banyak orang hidup dalam kesulitan. Jika kondisi ini dibiarkan, semua pihak akan dirugikan karena potensi munculnya masalah sosial yang tidak diinginkan,” ujar Prabowo dalam jamuannya di Hambalang, Bogor, Sabtu (9/8/2025), mengutip keterangan resmi.
Tak Lupakan Peran UMKM, Prabowo Dorong Pengusaha Besar Bantu Usaha Kecil
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5309523/original/015102100_1754630530-1000072473.jpg)
Presiden Prabowo Subianto meminta para pengusaha, terutama yang masuk kategori menengah dan besar, untuk tidak melupakan usaha mikro dan kecil serta masyarakat yang masih tertinggal. Menurutnya, dukungan tersebut justru akan memberikan manfaat kembali kepada para pengusaha.
“Jika semua rakyat sejahtera, usaha Anda akan berjalan lebih baik. Pertumbuhan ekonomi akan lebih cepat karena semakin banyak orang yang berbelanja produk Anda, berbelanja di mal, membeli properti, dan sebagainya,” kata Prabowo.
Mendorong kemajuan usaha kecil dan masyarakat yang tertinggal merupakan bagian dari semangat Indonesia Incorporated (Indonesia Inc). Konsep ini diyakini mampu mempercepat terwujudnya cita-cita proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, yaitu masyarakat yang sejahtera, adil, dan makmur.
“Saya berharap retret nanti menghasilkan pengusaha-pejuang yang bekerja dalam semangat Indonesia Incorporated,” tegas Prabowo.
Kadin Siap Dukung Arahan Presiden dan Konsep Indonesia Incorporated
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, mengaku terinspirasi oleh arahan Presiden Prabowo Subianto selama pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam.
“Pesan Bapak Presiden tadi sangat menggugah,” kata Anindya.
Ia menegaskan bahwa Kadin mendukung penuh konsep Indonesia Incorporated dan sebagai mitra pemerintah, berkomitmen untuk mendukung program percepatan pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen sekaligus mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.






