berita-online.id , Kesehatan – Markisa atau passion fruit (Passiflora edulis) merupakan buah tropis yang dikenal dengan cita rasa manis-asam yang menyegarkan serta aroma khasnya. Di balik ukurannya yang mungil, markisa menyimpan berbagai manfaat kesehatan yang telah dibuktikan melalui sejumlah penelitian ilmiah. Buah ini banyak dibudidayakan di wilayah beriklim hangat, seperti Amerika Selatan, Australia, Afrika Selatan, dan Indonesia.
Selain menyegarkan, markisa kaya akan antioksidan, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Mengutip Healthline dan Medical News Today, markisa mengandung vitamin C, vitamin A, serat, serta senyawa fitokimia yang berperan dalam menjaga daya tahan tubuh, mendukung kesehatan jantung, hingga membantu mengontrol kadar gula darah.
Baca Juga : Resep Body Lotion Alami dari Minyak Zaitun dan Madu serta Cara Pemakaian
Popularitas markisa semakin meningkat berkat fleksibilitas cara konsumsinya. Buah ini dapat disantap langsung, diolah menjadi jus, dicampurkan dalam salad, atau dijadikan sirup dan hidangan penutup. Perpaduan rasa, kandungan gizi, dan manfaatnya membuat markisa layak menjadi pilihan konsumsi rutin.
1. Kaya Antioksidan untuk Menangkal Radikal Bebas
Antioksidan merupakan senyawa penting yang berfungsi melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat paparan radikal bebas. Markisa mengandung vitamin C, beta-karoten, dan polifenol dalam jumlah tinggi. Mengutip Healthline, kadar polifenol pada markisa bahkan lebih tinggi dibandingkan sejumlah buah tropis lain, seperti mangga, pepaya, dan nanas. Antioksidan ini berperan mencegah peradangan kronis serta menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker.
2. Menjaga Kesehatan Pencernaan Berkat Kandungan Serat Tinggi
Satu buah markisa berukuran kecil mengandung sekitar 2 gram serat, sebagian besar berupa serat larut. Berdasarkan data USDA Dietary Guidelines, serat berperan menjaga kesehatan usus, mencegah sembelit, dan membantu mengatur kadar gula darah. Serat larut pada markisa juga memperlambat penyerapan gula, sehingga baik dikonsumsi penderita diabetes maupun mereka yang ingin mengontrol berat badan.
3. Mendukung Kesehatan Mata
Kandungan beta-karoten dalam markisa akan diubah tubuh menjadi vitamin A, nutrisi esensial bagi kesehatan mata. Vitamin A membantu menjaga ketajaman penglihatan, mencegah degenerasi makula, serta melindungi mata dari kerusakan akibat paparan cahaya biru. Konsumsi markisa secara rutin dapat menjadi cara alami untuk mempertahankan kesehatan penglihatan.
4. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Kandungan vitamin C pada markisa membantu tubuh memproduksi sel darah putih yang berperan melawan infeksi. Selain itu, vitamin C juga meningkatkan penyerapan zat besi dari sumber nabati, mencegah anemia, dan mempercepat proses penyembuhan luka.
5. Mengontrol Tekanan Darah dan Menjaga Kesehatan Jantung
Markisa mengandung kalium yang berfungsi mengatur tekanan darah dengan menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh. Serat pada biji markisa turut membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL). Kombinasi keduanya berperan menekan risiko penyakit kardiovaskular, termasuk stroke dan serangan jantung.
6. Membantu Mengatur Kadar Gula Darah
Dengan indeks glikemik rendah, markisa tidak memicu lonjakan gula darah secara drastis. Mengutip Medical News Today, senyawa piceatannol dalam biji markisa diketahui dapat meningkatkan sensitivitas insulin pada pria dengan kelebihan berat badan, sehingga berpotensi menurunkan risiko diabetes tipe 2.
7. Berpotensi Mengurangi Gejala Asma dan Osteoartritis
Ekstrak kulit markisa ungu mengandung antioksidan dengan sifat antiinflamasi. Studi berskala kecil yang dikutip Healthline menunjukkan, suplemen dari kulit markisa ungu dapat membantu meredakan gejala asma, seperti batuk dan sesak napas, serta mengurangi nyeri dan kekakuan pada penderita osteoartritis.
Kandungan Nutrisi Markisa
Berdasarkan data Healthline dan Medical News Today, satu buah markisa berukuran kecil (sekitar 17 kalori) mengandung:
Kalori: 17
Serat: 2 gram
Vitamin C: 5,4–9 persen AKG
Vitamin A: 8–11,5 mikrogram RAE
Kalium: 63 miligram
Magnesium: 5 miligram
Kalsium: 2 miligram
Zat besi: 0,29 miligram
Selain vitamin dan mineral, markisa juga mengandung polifenol, karotenoid, dan piceatannol yang memiliki manfaat antiinflamasi serta antidiabetes.
Cara Terbaik Mengonsumsi Markisa
Markisa dapat dikonsumsi langsung dengan membelah buah dan mengambil daging beserta bijinya menggunakan sendok. Biji markisa aman dimakan dan menjadi sumber serat. Beberapa cara mengolah markisa antara lain:
Jus segar: Peras daging buah melalui saringan, lalu tambahkan sedikit madu atau air untuk menyeimbangkan rasa.
Campuran salad: Tambahkan daging buah markisa ke dalam salad sayur atau buah untuk memberikan cita rasa segar.
Topping dessert: Gunakan sebagai pelengkap cheesecake, mousse, atau panna cotta.
Campuran yogurt: Menambah rasa sekaligus meningkatkan nilai gizi.
Sirup atau selai: Dimasak bersama gula untuk pelengkap roti dan minuman.
Sebaiknya konsumsi markisa dalam kondisi segar agar kandungan vitamin dan antioksidannya tetap terjaga. Hindari mengonsumsi kulit markisa, khususnya varietas ungu, karena mengandung senyawa yang berpotensi berbahaya jika tertelan.






